MENU

Monday, April 6, 2020

Alasan Mengapa Pedagang Harus Naik Kelas



Alasan Mengapa Pedagang Harus Naik Kelas - Dalam postingan sebelumnya sudah kita bahas, perbedaan pedagang danpebisnis. Terlihat mirip tapi sebenarnya beda mindset. Apa saja produknya sebenarnya jika ditangani dengan mindset bisnis, akan jadi lebih berkembang dan punya sistem.

Kali ini kita sharing mengapa penjual atau pedagang harus naik kelas, secara mindset. Ini dia alasannya:

5 perbedaan wirausaha dan pedagang jelaskan tentang perbedaan antara pedagang dan wirausahawan perbedaan pedagang dan pengusaha brainly bisnis pedagang mindset pedagang apa bedanya bisnis dan usaha apa bedanya pedagang dan wiraswasta persamaan dagang dan bisnis pedagang adalah 10 perbedaan pedagang dan pengusaha sebutkan 10 perbedaan berdasarkan jenis antara pedagang dan pengusaha jurnal perbedaan penjual dan pengusaha



1. Mengapa pedagang tidak bisa berkembang?

Contoh yang ringan-ringan aja di sekitar kita, ada pangkalan ojek. Coba bedakan dengan ojek online? Dari tempatnya saja sudah beda, tukang ojek pangkalan hanya stay di pangkalan. Sementara ojek online sudah berjalan dengan sebuah sistem. Bukan lagi fokus pada penghasilan saja, tetapi sudah berkembang soal mindset. Mulai dari pelayanan kepada pelanggan, memberikan service yang bagus. Sama-sama jualan jasa, cuma bedanya diproses menggunakan bisnis

Mengapa pedagang sudah harus mulai naik kelas. Agar bisa berkembang, mengalami peningkatan pelayanan dan kualitas. Kalau pelayanan ditingkatkan, pelanggan akan loyal dan bisa jadi melakukan pemesanan berulang. Pelanggan tinggal telpon saja ojek pangkalan, terjadilah transaksi. Kalau biasanya ojek pangkalan, sudah ya udah aja anter. Ajak lah ngobrol, bikin pelanggan nyaman. Bolehlah kasih nomer telepon atau kartu nama. Bila suatu saat butuh, bisa langsung menghubungi. Kan enak?

2. Pedagang harus punya nilai lebih


Pelanggan biasanya akan mencari pedagang yang punya nilai lebih, misalnya kualitas produknya oke, pelayanannya asik dan bikin nyaman. Kalau tidak memiliki hal tersebut, pedagang mudah terlupakan di mata pelanggan. Hal tersebut akan membuat pelanggan beralih ke pelaku bisnis, yang memberikan nilai lebih. Siap naik kelas?

5 perbedaan wirausaha dan pedagang jelaskan tentang perbedaan antara pedagang dan wirausahawan perbedaan pedagang dan pengusaha brainly bisnis pedagang mindset pedagang apa bedanya bisnis dan usaha apa bedanya pedagang dan wiraswasta persamaan dagang dan bisnis pedagang adalah 10 perbedaan pedagang dan pengusaha sebutkan 10 perbedaan berdasarkan jenis antara pedagang dan pengusaha jurnal perbedaan penjual dan pengusaha


3. Pedagang harus memiliki sistem yang baik

Biasanya pedagang akan fokus pada keuntungan, ketika awal berdirinya tanpa memikirkan pengembangan usaha jangka panjang. Yang penting untung dan bisa balik modal. Sering kan ada pedagang palugada (Apa-apa ada) yang penting laku dijual, ya yang dijual meskipun nggak ada korelasinya. Pokoknya cepet untung dan balik modal aja. Soal pelayanan nomor sekian. Belum lagi soal emosinya, kalau ada yang komplain. Kadang ada yang diberi masukan, dikiranya tidak suka atau malah menjatuhkan pemahaman terhadap hal ini harus dibangun. Lagi-lagi soal mindset.

Pedagang juga sering kali tidak melakukan perhitungan yang matang, jadi hanya fokus mendapatkan penghasilan tanpa melakukan pengelolaan dengan baik. Apalagi soal pencatatan keuangan.

            Kesimpulannya, jika pedagang ingin naik kelas harus mengubah mindset. Tidak hanya jualan terus untung saja, tetapi membangun sebuah sistem bisnis untuk jangka panjang.


Sumber foto : 
Pexels.com

No comments :

Post a Comment

Silakan berkomentar dengan bijak sesuai dengan topik pembahasan. Salam!

5 Teknik Jualan di Instagram untuk Pemula

5 Teknik Jualan di Instagram untuk Pemula - Jualan online saat ini makin banyak diminati, terlebih di musim pandemi. Hampir sebagian or...